Minggu, 21 Oktober 2018

Percobaan Ingenhousz


LAPORAN PRAKTIKUM
PERCOBAAN INGENHOUSZ





KATA PENGANTAR

Assalamu’alaikum Wr.Wb.
            Puji dan syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan karunia-Nya kepada kami, sehingga kelompok kami berhasil menyelesaikan makalah laporan praktikum biologi yang alhamdulillah selesai tepat pada waktunya.
            Makalah ini berisikan tentang hasil dari percobaan ingenhousz yang membuktikan bahwa  dalam proses fotosintesis dihasilkan oksigen (O2). Laporan ini dibuat agar pembaca dapat memperluas pengetahuan tentang fotosintesis.
            Tak lupa kami ucapkan terimakasih kepada guru bidang study biologi Bu Novi yang telah membimbing kami, sehingga kami dapat melakukan percobaan Ingenhousz dengan baik dan benar.
            Kami menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari sempurna. Oleh karena itu, kritik dan saran dari guru dan teman-teman yang bersifat membangun , selalu kami harapkan demi lebih baiknya makalah ini.
            Akhir kata, semoga makalah ini bermanfaat bagi kita semua dan semoga Allah SWT senantiasa meridhoi segala usaha kita, Aamiin.
Wassalamu’alaikum Wr.Wb.

Padang, 4 September 2017


            Penyusun



BAB I
PENDAHULUAN
1.1.           Latar Belakang

Setiap makhuk hidup memiliki beberapa ciri atau sifat dasar. Salah satu yang utama adalah makhluk hidup perlu makanan dan mengeluarkan zat sisa. Apabila kita cermati, sifat dasar tersebut mengarahkan kita kepada suatu mekanisme yang terjadi di dalam tubuh makhluk hidup yang disebut dengan metabolisme.
Metabolisme yang terjadi pada setiap jenis makhluk hidup tentunya tidak sama. Bergantung komponen penyusun makhluk hidup tersebut dari tingkat seluler hingga organisme. Dalam proses metabolisme terjadi berbagai reaksi kimia baik untuk menyusun maupun menguraikan senyawa tertentu. Proses penyusunan tersebut disebut anabolisme, sedang proses penguraiannya disebut katabolisme.
Salah satu contoh proses metabolisme (anabolisme) yang sering kita dengar adalah proses fotosintesis. Proses tersebut terjadi pada tumbuhan berklorofil, tepatnya pada jaringan tiang / palisade dan bunga karang pada mesofil daun. Pada sel palisade atau bunga karang, proses ini terjadi di dalam sebuah organel yaitu kloroplas. Seperti yang telah diketahui, proses ini hanya dapat terjadi pada saat ada cahaya. Cahaya itu dapat berupa cahaya matahari maupun cahaya lampu, yang penting dalam cahaya tersebut terdapat sinar putih yang merupakan spektrum cahaya dari cahaya mejikuhibiniu (merah-jingga-kuning-hijau-biru-nila-ungu). Selain cahaya matahari, proses fotosintesis juga membutuhkan karbon dioksida dan air.
Pada proses fotosintesis ini akan dihasilkan dua senyawa yaitu glukosa dan oksigen.
CO2 + H2O                      C6H12O6 +O2 + H2O

Untuk mengetahui kandungan glukosa sebenarnya dapat diketahui dengan percobaan Sact sedang untuk mengetahui kandungan oksigen dapat diketahui dengan menggunakan lidi yang membara seperti pada percobaan Ingenhouz. Akan tetapi pada kesempatan ini, yang akan dilihat bukanlah kandungannya, akan tetapi kecepatan proses tersebut bila diberi perlakuan yang berbeda – beda terkait suhu, intensitas cahaya, dan NaHCO3. Percobaan kami kali ini merupakan percobaan Ingenhousz.

1.2       Tujuan
ü  Untuk membuktikan bahwa dalam proses fotosintesis dihasilkan oksigen (O2)
ü  Untuk mengetahui pengaruh suhu, intensitas cahaya, dan CO2 terhadap kecepatan proses fotosintesis.

BAB II
METODE PRAKTIKUM

2.1.      Waktu dan tempat 
Waktu             : Selasa, 29 Juli 2017
 Pukul             : 08.30-10.00 WIB
Tempat           : Didepan kelas XII MIPA 2 SMAN 16 PADANG
2.2              Alat dan Bahan

Alat :
1.                   Corong kaca 4 buah Larutan NaHCO3
2.                   Tabung Reaksi
3.                   Kawat penyangga
4.                   Gelas kimia
5.                   Stopwacth

Bahan :
1.      Tumbuhan air (Hydrill verticillata)
2.      Soda Kue
3.      Es batu
2.3       Cara kerja
1.         Menyiapkan alat dan bahan
2.         Menyiapkan Hydrilla verticillata dengan panjang 7 cm sebanyak 5 buah.
3.         Memasukkan Hydrilla verticillata secara bersamaan kedalam corong kaca,bagian ujung Hydrilla verticillata menghadap kebawah.
4.         Menutup gelas kimia dengan corong kaca yang telah diberi Hydrilla verticillata.
5.         Menutup corong kaca dengan gelas kimia.
6.         Mengisi gelas kimia dengan air sampai penuh dan jangan sampai terdapat gelembung dan mengkaitkan corong kaca dengan kawat penyangga.
7.         Menyusun perangkat percobaan :
1)      Perlakuan I diletakkan ditempat yang terang dengan perhitungan 3 menit pertama sampai ketiga
2)      Perlakuan II diletakkan ditempat terang dan ditambahkan dengan soda kue dengan perhitungan 3 menit pertama sampai ketiga
3)      Perlakuan III diletakkan ditempat yang gelap dan dengan perhitungan 3 menit pertama sampai ketiga
4)      Perlakuan II diletakkan ditempat terang dan ditambahkan dengan es batu dengan perhitungan 3 menit pertama sampai ketiga
5)      Menghitung jumlah gelembung yang dihasilkan
6)     Mencatat jumlah gelembung dalam tabel


BAB III
PEMBAHASAN




BAB IV
PENUTUP

4.1             KESIMPULAN

ü    Terbukti bahwa dalam proses fotosintesis menghasilkan gas oksigen. Ini ditunjukan dengan adanya gelembung gelembung yang dihasilkan
ü    Faktor intensitas cahaya yang terang (cukup/optimal) akan membuat proses fotosintesis menjadi cepat tetapi bila cahaya yang tersedia sedikit, proses fotosintesis menjadi lambat.
ü    Faktor kadar CO2 terlarut yang melimpah akan mengakibatkan proses fotosintesis berjalan dengan cepat karena CO2 merupakan bahan baku dari proses fotosintesis.
ü    Suhu, intensitas cahaya, dan kadar karbon dioksida yang tersedia berpengaruh terhadap kecepatan proses fotosintesis.
                        
4.2     Saran
Dalam melakukan penelitian harus cermat dan dilakukan dengan sungguh-sungguh agar hasil dari percobaan tidak terjadi kekeliruan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar