Minggu, 21 Oktober 2018

Kalimat Majemuk


Kalimat Majemuk

Pengertian dan Contoh Kalimat Majemuk Bertingkat dalam Bahasa Indonesia
Pengertian dan Contoh Kalimat Majemuk Bertingkat - Kalimat majemuk Bertingkat adalah kalimat yang memiliki 2 klausa yang kedudukannya tidak setara atau sederajat dimana salah satu klausa sebagai induk kalimat dan klausa yang lain merupakan anak kalimat. klausa pada kalimat majemuk bertingkat tidak bisa berdiri sendiri (Anak kalimat) klausa ini membutuhkan klausa lain (Induk kalimat) dan apabila dipisah salah satu klausa yaitu anak kalimat akan tidak memiliki arti.

Contoh: 
Gempa yang sangat kuat terjadi di Aceh sehingga memporak porandakan tempat itu.

Induk kalimat = Gempa yang sangat kuat terjadi di Aceh (bisa berdiri sendiri)
Anak kalimt = Sehingga memporak porandakan tempat itu (tidak bisa berdiri sendiri)

Kedudukan anak kalimat tidak selalu berada sesudah induk kalimat tetapi ia bisa juga berada di depan kalimat. contoh: Aku sakit ketika teman-temanku mengajakku bermain di luar.

Kalimat majemuk bertingkat juga terkadang memiliki 3 klausa salah satunya adalah cucu kalimat. klausa ini mempunyai kedudukan yang lebih rendah daripada anak kalimat. Contoh:
Ayah membelikan ku sebuah buku baru yang sangat bagus waktu dia pulang.

Berdasarkan fungsinya anak kalimat dikelompokan ke dalam 2 jenis yaitu:
1. Anak Kalimat Sebagai Inti 
Anak kalimat ini menduduki fungsi sebagai Subjek atau predikat di dalam suatu kalimat.

Contoh:
yang akan membantu pekerjaannya telah pergi untuk waktu yang sangat lama.
Induk kalimat = Dia telah pergi untuk waktu yang sangat lama.
Anak kalimat = yang akan membantu pekerjaannya.
2. Anak Kalimat Sebagai Tambahan
Anak kalimat ini menduduki fungsi sebagai tambahan di dalam kalimat baik berupa Pelengkap maupun berupa keterangan.
a. Anak kalimat sebagai pelengkap
Contoh: Dia telah memberikan hartanya kepada yang membutuhkan.

b. Anak kalimat sebagai keterangan
Contoh: Ayahku sudah bekerja di Bank itu semenjak aku masih kecil.

Kalimat majemuk bertingkat di kelompokan menjadi 16 macam jenis yaitu:
1. Kalimat Majemuk Urutan Waktu
Kalimat ini dicirikan dengan konektor yang berupa “ketika, saat, waktu itu, kala itu, sebelum, sesudah dan lain-lain”.
contoh:
Saya sudah pandai bernyanyi sejak kecil
Ayahku pulang dari Jakarta saat malam hari tiba.
Ibuku memintaku untuk cepat pulang sebelum hujan turun.
2. Kalimat Majemuk Atributif
Kalimat majemuk ini dihubungkan dengan konektor “Yang”.
contoh: Gadis yang berambut panjang itu adalah teman baik ku di kelas

3. Kalimat Majemuk Bertingkat Penjelas
Kalimat ini dicirikan dengan kata hubung “bahwa”
contoh: Hasil ujiannya yang bagus menunjukan bahwa dia anak rajin.
4. Kalimat Majemuk Sebab Akibat
Kalimat ini mempunyai konektor berupa “Oleh karena itu, Sehingga, makanya”
contoh: Ani selalu menolong orang lain oleh karena itu dia sangat disayangi.
5. Kalimat Majemuk Pengandaian
Kalimat ini ditandai dengan konektor “Seolah-olah, sepeti, seakan-akan, dll”
contoh:Dia bertindak seolah-olah pemilik restoran itu

6. Kalimat Majemuk Bertentangan dengan Kenyataan
Kalimat ini dihubungkan dengan konjungsi berupa “Padahal, Kenyataanya dll”
contoh:
Dia sangat kurus padahal makannya banyak.
7. Kalimat Majemuk Hubungan Cara
Konjungsi seperti “dengan, menggunakan dll” menggabungkan 2 klausa pada kalimat majemuk.
contoh:Dia belajar Bahasa Indonesia dengan sangat serius.
8. Kalimat Majemuk Perbandingan
Klausa-klausa pada kalimat ini digabungkan oleh konjungsi berupa “ibarat, dari pada, dll”

contoh: Dia bernyayi sangat indah ibarat penyanyi aslinya.
9. Kalimat Majemuk Hubungan Tujuan
Kalimat ini digabungkan dengan konjungsi berupa “Agar, Supaya, dll”

contoh: Andi mengunci pintu rumahnya dengan sangat rapat agar tidak terjadi kemalingan.
10. Kalimat Majemuk Bersyarat
kalimat ini memiliki klausa “seandainya,Jika, dll”
Contoh: Aku akan pergi ke bali seandainya aku kaya.

11.  Kalimat majemuk konsensip

Ditandai dengan : walaupun, meskipun, biarpun, kendatipun, sungguh pun
Contoh : Walaupun Veri sedang sedih, dia selalu tersenyum.

12. Kalimat majemuk hubungan penyebaban
Ditandai dengan : sebab, karena, oleh karena
Contoh : Aku sedang sedih, sebab orang yang aku cintai tidak mencintaiku

13. Kalimat majemuk hubungan sangkalan
Ditandai dengan: seolah-olah, seakan-akan
Contoh : Markus diam saja, seolah-olah tidak terjadi apapun.

14. Kalimat majemuk hubungan kenyataan
Ditandai dengan: padahal, sedangkan
Contoh : Gina terus belajar, padahal dia sedang sakit.

15. Kalimat majemuk hubungan hasil
Ditandai dengan : makannya
Contoh : Doni anak pemalas, makannya nilainya selalu jelek

16. Kalimat majemuk hubungan penjelasan
Ditandai dengan : bahwa
Contoh : Nilai raportnya menunjukan bahwa dia benar-benar siswa yang pandai


Kalimat Majemuk Setara
Kalimat Majemuk Setara adalah kalimat majemuk yang terdiri atas beberapa kalimat yang setara/sederajat kedudukannya.

Kalimat Majemuk Setara adalah penggabungan dari 2 kalimat / lebih dengan menggunakan kata hubung. Terdiri dari:

1. Kalimat majemuk setara sejalan
  • Kalimat majemuk setara yang terdiri atas beberapa kalimat tunggal yang bersamaan situasinya.
Contoh: Umkar pergi ke pasar, Ririn pergi ke sawah sedangkan Sirob pergi ke sekolah.
2. Kalimat majemuk setara berlawanan
  • Kalimat majemuk setara yang terdiri atas beberapa kalimat yang isinya menyatakan situasi yang berlawanan.
Contoh: Danis anak yang rajin, tetapi adiknya pemalas.
3. Kalimat majemuk setara yang menyatakan sebab akibat
  • Kalimat majemuk setara yang terdiri atas beberapa kalimat tunggal yang isi bagian satu menyatakan sebab akibat dari bagian yang lain
Contoh : Ajiz mendapatkan rangking 1, karena dia anak yang rajin
Kalimat Majemuk Campuran

Kalimat majemuk campuran adalah kalimat yang merupakan hubungan antara majemuk setara dan majemuk bertingkat.
Contoh : pekerjaan itu sudah selesai ketika ayah datang dari kantor dan ibu sudah menidurkan adikku.





Tidak ada komentar:

Posting Komentar