LAPORAN PRAKTIKUM
PERCOBAAN INGENHOUSZ
Disusun
oleh :
(Kelompok 2)
XII MIPA 2
SMA NEGERI 16 PADANG
TAHUN PELAJARAN 2017/2018
TAHUN PELAJARAN 2017/2018
KATA PENGANTAR
Assalamu’alaikum Wr.Wb.
Puji dan
syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan
karunia-Nya kepada kami, sehingga kelompok kami berhasil menyelesaikan makalah
laporan praktikum biologi yang alhamdulillah selesai tepat pada waktunya.
Makalah ini
berisikan tentang hasil dari percobaan ingenhousz yang membuktikan bahwa dalam proses fotosintesis dihasilkan oksigen
(O2). Laporan ini dibuat agar pembaca dapat memperluas pengetahuan
tentang fotosintesis.
Tak lupa
kami ucapkan terimakasih kepada guru bidang study biologi Bu Novi yang telah
membimbing kami, sehingga kami dapat melakukan percobaan Ingenhousz dengan baik
dan benar.
Kami
menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari sempurna. Oleh karena itu, kritik
dan saran dari guru dan teman-teman yang bersifat membangun , selalu kami
harapkan demi lebih baiknya makalah ini.
Akhir kata,
semoga makalah ini bermanfaat bagi kita semua dan semoga Allah SWT senantiasa
meridhoi segala usaha kita, Aamiin.
Wassalamu’alaikum Wr.Wb.
Padang, 4 September 2017
Penyusun
BAB I
PENDAHULUAN
1.1.
Latar
Belakang
Setiap makhuk hidup memiliki
beberapa ciri atau sifat dasar. Salah satu yang utama adalah makhluk hidup
perlu makanan dan mengeluarkan zat sisa. Apabila kita cermati, sifat dasar
tersebut mengarahkan kita kepada suatu mekanisme yang terjadi di dalam tubuh
makhluk hidup yang disebut dengan metabolisme.
Metabolisme yang terjadi pada setiap
jenis makhluk hidup tentunya tidak sama. Bergantung komponen penyusun makhluk
hidup tersebut dari tingkat seluler hingga organisme. Dalam proses metabolisme
terjadi berbagai reaksi kimia baik untuk menyusun maupun menguraikan senyawa
tertentu. Proses penyusunan tersebut disebut anabolisme, sedang proses
penguraiannya disebut katabolisme.
Salah satu contoh proses metabolisme
(anabolisme) yang sering kita dengar adalah proses fotosintesis. Proses
tersebut terjadi pada tumbuhan berklorofil, tepatnya pada jaringan tiang /
palisade dan bunga karang pada mesofil daun. Pada sel palisade atau bunga
karang, proses ini terjadi di dalam sebuah organel yaitu kloroplas. Seperti
yang telah diketahui, proses ini hanya dapat terjadi pada saat ada cahaya.
Cahaya itu dapat berupa cahaya matahari maupun cahaya lampu, yang penting dalam
cahaya tersebut terdapat sinar putih yang merupakan spektrum cahaya dari cahaya
mejikuhibiniu (merah-jingga-kuning-hijau-biru-nila-ungu). Selain cahaya matahari,
proses fotosintesis juga membutuhkan karbon dioksida dan air.
Pada proses fotosintesis ini akan
dihasilkan dua senyawa yaitu glukosa dan oksigen.
Untuk mengetahui kandungan glukosa sebenarnya dapat
diketahui dengan percobaan Sact sedang untuk mengetahui kandungan oksigen dapat
diketahui dengan menggunakan lidi yang membara seperti pada percobaan
Ingenhouz. Akan tetapi pada kesempatan ini, yang akan dilihat bukanlah
kandungannya, akan tetapi kecepatan proses tersebut bila diberi perlakuan yang
berbeda – beda terkait suhu, intensitas cahaya, dan NaHCO3.
Percobaan kami kali ini merupakan percobaan Ingenhousz.
1.2 Tujuan
ü Untuk
membuktikan bahwa dalam proses fotosintesis dihasilkan oksigen (O2)
ü Untuk
mengetahui pengaruh suhu, intensitas cahaya, dan CO2 terhadap
kecepatan proses fotosintesis.
BAB II
METODE PRAKTIKUM
2.1. Waktu
dan tempat
Waktu : Selasa, 29 Juli 2017
Pukul :
08.30-10.00 WIB
Tempat : Didepan kelas XII MIPA 2 SMAN 16
PADANG
2.2
Alat dan Bahan
Alat :
1.
Corong
kaca 4 buah Larutan NaHCO3
2.
Tabung
Reaksi
3.
Kawat
penyangga
4.
Gelas
kimia
5.
Stopwacth
Bahan :
1.
Tumbuhan
air (Hydrill verticillata)
2. Soda Kue
3. Es batu
2.3 Cara
kerja
1.
Menyiapkan alat dan bahan
2.
Menyiapkan Hydrilla verticillata dengan panjang 7 cm
sebanyak 5 buah.
3.
Memasukkan Hydrilla verticillata secara bersamaan kedalam
corong kaca,bagian ujung Hydrilla verticillata menghadap kebawah.
4.
Menutup gelas kimia dengan corong kaca yang telah diberi Hydrilla
verticillata.
5.
Menutup corong kaca dengan gelas kimia.
6.
Mengisi gelas kimia dengan air sampai penuh dan jangan
sampai terdapat gelembung dan mengkaitkan corong kaca dengan kawat penyangga.
7.
Menyusun perangkat percobaan :
1) Perlakuan I diletakkan ditempat yang
terang dengan perhitungan 3 menit pertama sampai ketiga
2) Perlakuan II diletakkan ditempat
terang dan ditambahkan dengan soda kue dengan perhitungan 3 menit pertama
sampai ketiga
3) Perlakuan III diletakkan ditempat
yang gelap dan dengan perhitungan 3 menit pertama sampai ketiga
4) Perlakuan II diletakkan ditempat
terang dan ditambahkan dengan es batu dengan perhitungan 3 menit pertama sampai
ketiga
5) Menghitung jumlah gelembung yang
dihasilkan
6) Mencatat jumlah gelembung dalam
tabel
BAB III
PEMBAHASAN
PEMBAHASAN
3.1
Tabel Hasil Pengamatan
|
No
|
Keadaan
|
Waktu
|
Gelembung
|
|
|
Besar
|
Kecil
|
|||
|
1
|
Di tempat Terang
|
3 menit pertama
|
20
|
223
|
|
3 menit kedua
|
13
|
142
|
||
|
3 menit ketiga
|
22
|
189
|
||
|
2
|
Di tempat terang + soda kue
|
3 menit
|
25
|
253
|
|
3
|
Di tempat gelap
|
3 menit
|
2
|
15
|
|
4
|
Di tempat terang + es batu
|
3 menit
|
3
|
18
|
3.2
Pembahasan
Percobaan 1: Tanaman Hydrill verticillata
yang diletakkan di tempat terang akan menghasilkan banyak gelembung. Hal ini
berarti membuktikan adanya oksigen yang dihasilkan dan jumlah oksigen yang
dihasilkan ditempat terang sangat banyak. Hal ini dikarenakan dalam proses
fotosinteis diperlukan energi yakni energi yang berasal dari sinar matahari
sehingga hasil fotosintesis yang berupa oksigen pun menjadi banyak.
Percobaan 2 : Tanaman Hydrill verticillata yang
ditambahkan soda kue dan diletakkan ditempat terang akan menghasilkan gelembung
yang sangat banyak. Hal ini karena dalam soda kue banyak terkandung CO2
sehingga dalam penambahan soda kue ini akan menambah reaktan pada proses
fotosintesis.selain adanya penambahan soda kue, tanaman Hydrill verticillata
juga diletakkan ditempat terang sehingga produk yang dihasilkan juga menjadi
banyak yakni oksigen.
Percobaan 3 : Tanaman Hydrill verticillata diletakkan
ditempat gelap akan menghasilkan gelembung yang sedikit. Hal ini karena cahaya
matahari yang seharusnya diperlukan untuk proses fotosintesis tidak ada,
sehingga oksigen yang dihasilkan dalam proses fotosintesis menjadi sedikit.
Percobaan 4 : Tanaman Hydrill verticillata
yang ditambahkan es batu dan diletakkan di tempat terang akan menghasilkan
sedikit gelembung. Hal ini karena suhu dalam proses fotosintesis menjadi turun
dan akan mempengaruhi proses fotosintesis. Suhu yang turun ini akan membuat
enzim mengalami koagulasi dan tidak bisa mereaksikan proses fotosintesis
sehingga oksigen yang dihasilkan juga sedikit atau bahkan tidak ada.
BAB IV
PENUTUP
4.1
KESIMPULAN
ü
Terbukti bahwa dalam
proses fotosintesis menghasilkan gas oksigen. Ini ditunjukan dengan adanya gelembung
gelembung yang dihasilkan
ü
Faktor intensitas
cahaya yang terang (cukup/optimal) akan membuat proses fotosintesis menjadi
cepat tetapi bila cahaya yang tersedia sedikit, proses fotosintesis menjadi
lambat.
ü
Faktor kadar CO2 terlarut
yang melimpah akan mengakibatkan proses fotosintesis berjalan dengan cepat
karena CO2 merupakan bahan baku dari proses fotosintesis.
ü
Suhu, intensitas
cahaya, dan kadar karbon dioksida yang tersedia berpengaruh terhadap kecepatan
proses fotosintesis.
Dalam melakukan penelitian harus cermat dan dilakukan dengan
sungguh-sungguh agar hasil dari percobaan tidak terjadi kekeliruan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar